Langsung ke konten utama

Postingan

Jazz dan Pesan Perdamaian Wynton Marsalis (2-Habis)

BERES menyelesaikan sekolah menengahnya di tahun 1978, Wynton meninggalkan New Orleans, hijrah ke New York untuk belajar musik klasik di Juilliar School of Music. Dua tahun kemudian, ia bergabung dengan kelompok Art Blackey and the Jazz Messenger. Bersama Art Blackey inilah Wynton belajar banyak ihwal konsep bigband jazz. Ilmu yang diserap dari Blakey ini menjadi bekal berharga Wynton saat beberapa tahun kemudian ia banyak tampil dalam berbagai tur musik jazz bersama tokoh-tokoh jazz kawakan macam Sarah Vaughan, Dizzy Gillespie, Miles Davis, Harry Edison, Clark Terry, Sonny Rollins serta legenda-legenda jazz lainnya. Bagi sementara kalangan penikmat jazz, Wynton Marsalis dianggap sebagai salah satu sosok yang masih memelihara kemurnian jazz. Pada titik ini,  Wynton dinilai sebagai musisi yang setia mempertahankan unsur-unsur baku jazz yang kian luntur tersapu pop-fusion . Keteguhannya memegang unsur-unsur baku jazz ini menyebabkan Wynton menjadi salah satu tokoh jazz paling te...

Tugas Guru Abad 21

"Education is the key to success in life, and teachers make a lasting impact in the lives of their students." ( Solomon Ortiz ) KEMAMPUAN dasar berupa membaca, menulis dan berhitung kini dipandang tidak cukup sebagai bekal dalam menghadapi persoalan kehidupan yang semakin kompleks di era Revolusi Industri 4.0, yang ditandai dengan kian menguatnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi serta digitalisasi di nyaris semua bidang kehidupan.  Dewasa ini, individu dituntut memiliki kemampuan daya nalar tinggi. Proses pembelajaran di sekolah tidak boleh lagi cuma menekankan pada aspek hafalan ( memorizing ). Dengan demikian, berbagai pengetahuan yang diajarkan di sekolah tidak cukup hanya sebatas mampu diingat oleh para siswa, tetapi harus pula mampu diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan nyata mereka. Pada saat yang sama, siswa juga perlu didorong untuk senantiasa berpikir kritis sehingga mereka mampu memutuskan apa yang harus mereka yakini dan lakukan (Norris & Enni...

Peluang Mendulang Cuan Bersama IndiHome

IndiHome bukan saja telah membuat aktivitas kita jadi tanpa batas, tetapi juga telah memberi peluang bagi kita untuk mendulang cuan.  Lumpuh. Mungkin kata itulah yang paling tepat utuk melukiskan bagaimana segala aktivitas kehidupan kita dibuat berhenti total andai pandemi COVID terjadi pada 30-40 tahun silam. Beruntung COVID datang di saat internet telah mejadi bagian dari kehidupan kita. Meski diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat demi mencegah penularan virus COVID, toh beragam aktivitas kita masih dapat kita lakukan dengan mudah. Sumber gambar: wifiindihome.web.id Selama pandemi COVID, boleh dibilang internet menjadi salah satu penyelamat roda kehidupan kita, bahkan peradaban kita. Dan ketika berbicara internet, mau tidak mau, kita harus menyinggung IndiHome, yang kini telah menjadi internetnya Indonesia. Berkat keberadaan IndiHome, yang memiliki tagline Aktivitas   tanpa Batas itu, kita masih bisa bekerja dari rumah dan menafkahi keluarga, kendati pandemi COVID...

Bingung Cari Asuransi Mobil? Cukup Klik Tugu Insurance!

DIGITALISASI dan transformasi digital sekarang ini merupakan keniscayaan. Nyaris semua sektor kehidupan kini mengalaminya. Tidak terkecuali sektor asuransi. Mengikuti perkembangan dan tuntutan zaman, berangsur-angsur, perusahaan-perusahaan asuransi mulai menerapkan digitalisasi untuk sejumlah layanan dan produknya.  Untuk memilih dan membeli produk asuransi, misalnya, nasabah tidak perlu repot-repot datang menemui staf layanan pelanggan ( customer service ). Cukup menggunakan ponsel atau komputer serta koneksi internet dan kemudian mengakses aplikasi digital yang telah disediakan, pemilihan dan pembelian sebuah produk asuransi bisa segera dilakukan. Digitalisasi menerpa segenap sektor kehidupan. Tak terkecuali sektor asuransi. Sumber gambar: tugu.com. Ke depan, boleh jadi digitalisasi di sektor asuransi ini akan semakin mengemuka. Fenomenanya mirip seperti apa yang terjadi dalam sektor-sektor finansial dan perbankan. Di Indonesia, saat ini, sudah ada sejumlah perusahaan asuransi ...

Pola Awet-Rajet

POLA relasi atau hubungan personal bisa bermacan-macam. Salah satunya apa yang oleh orang Barat disebut love-hate relationship. Ada kontradisksi di sana. Di satu sisi ada cinta, kasih sayang, tapi di sisi lain, ada benci dan ketidaksukaan. Dalam bahasa Sunda, ada pola hubungan yang diistilahkan sebagai awet-rajet . Hubungan yang langgeng, sampai batas waktu tertentu, tapi kerap diwarnai dengan aneka pertikaian. Langgeng mungkin karena ada cinta di sana. Tapi, ada juga pertikaiaan serta perseteruan karena di sana ada pula kebencian yang membara. Idealnya, pola hubungan adalah love-love relationship . Atau juga awet-awet. Jangan awet tapi rajet . Ada sebuah lagu yang melukiskan pola hubungan love-hate relationship dan awet rajet ini. Lagunya dibawakan oleh Eminem dan Rihanna. Judulnya Love the Way You Lie . Sebagian liriknya berbunyi seperti ini. Just gonna stand there and watch me burn But that's all right because I like the way it hurts Just gonna stand there a...

Nelangsa tapi Perlu Tetap Tegar

KEHILANGAN orang tercinta, beserta semua kenangan yang menyertainya, senantiasa membuat kita nelangsa. Namun, kita mesti tegar menghadapinya. Pandemi corona (Covid-19) benar-benar memporak-porandakan kehidupan kita. Dampak yang ditimbulkannya sangat masif dan menerpa nyaris semua aspek kehidupan. Akibat pandemi corona, banyak orang mengalami kehilangan -- mulai dari kehilangan tempat nongkrong, kehilangan pekerjaan hingga kehilangan orang-orang tercinta. Tragis memang. Tapi, itulah realitanya. Itulah kehidupan yang, suka atau tidak, harus kita lakoni dan hadapi. Kehilangan, apalagi kehilangan orang tercinta, beserta kenangan-kenangan yang menyertainya, senantiasa membuat kita nelangsa. Tapi, toh kita perlu pula tegar.Tak boleh nelangsa merundung diri kita selamanya. Nelangsa di satu sisi, tapi perlu tetap tegar di sisi lain boleh jadi dialami oleh Adam Levine, Stefan Johnson, Jordan Johnson, Michael Pollack, Jacob Kasher Hindlin, Jon Bellion dan Vincent Ford tatkala kawan ...

Antassalam, 'Andaikan', dan Camelia Malik

DI zamannya, radio Antassalam bukan hanya menjadi stasiun radio dangdut paling top di Kota Bandung, tetapi juga pernah menjadi stasiun radio dengan rating teratas di ibukota Jawa Barat ini. Mari kembali ke awal tahun 90-an. Jika Jakarta saat itu memiliki CBB , stasiun radio dangdut yang mengudara di frekwensi 107,55 MHz, maka Bandung mempunyai Antassalam , di frekwensi 106,5 MHz. Mengudara dari Jalan Purwakarta 200, Antapani, Bandung Timur, Antassalam dulunya bernama Fortune , yang berformat multisegmen. Setelah menyandang nama  Antassalam , format berubah menjadi radio dangdut. Daya pancar Antassalam terbilang lumayan kuat. Di Desa Sukarame, Sukanagara, Cianjur Selatan, yang jaraknya sekitar 112 kilometer dari Bandung, siaran Antassalam dapat diterima dengan jelas, layaknya stasiun radio lokal. Saban hari, lagu-lagu dangdut mengalun dari stasiun radio ini. Salah satu lagu dangdut yang kerap mengudara lewat Antassalam ketika itu adalah "Andaikan" dan "Perp...